Maret 2017

Cara membaca spesifikasi headset/ headphone

Ketika kita membeli suatu headphone seringkali kita mengabaikan spesifikasi yang ada didalamnya. Sama halnya dengan membeli suatu gadget, membeli headphone pun harus kita sesuaikan dengan kebutuhan kita. Misalnya, ketika kita mau membeli gadget kita kadang bertanya apa prosesornya? Berapa RAMnya? Berapa memorinya?, dll. Membeli headphone pun kita juga perlu bertanya berapa frequency response-nya? Berapa impedansinya? Berapa SPL maksimalnya?, dll. Pertanyaan tersebut penting diketahui selain hanya menyebutkan suatu merek yang akan kita beli. Rata-rata ketika kita membeli headphone dengan brand bagus seperti  Sennheiser, Audio Technica, Samson, Dr. Bye kita sering mengabaikan spesifikasinya, hal tersebut tidak salah karena kualitas audio yang akan kita dengar tentu akan sangat bagus kualitasnya. Sebagai pembeli yang cerdas, sepatutnya kita mengetahui karakteristik barang yang akan kita beli sesuai dengan kebutuhan kita misal apakah untuk keperluan: rekaman, main game, atau hanya mendengarkan musik saja sehingga penggunannya pun akan sesuai dengan yang kita butuhkan dan tentunya kita bisa menghemat uang kita. Setiap merek pasti memiliki spesifikasi yang berbeda-beda, disini saya akan menshare pengetahuan saya, bagaimana cara membaca spesifikasi suatu headphone/ headset. Saya akan memberikan contoh bagaimana cara membaca spesifikasi headphone Samson SR850, dimana spesifikasinya sangat umum.

Headphone [10]


Spesifikasi headphone Samson SR850

Professionals studio reference headphones

Headphone ini dikhususkan untuk penggunaan di studio semisal pada proses rekaman. 

Semi-open design

Open vs closed headphone [1]

Dari segi desain, headphone dibagi menjadi 2 yakni headphone tipe terbuka (open), semi terbuka (semi-open), dan tertutup (closed). Untuk desain terbuka, suara dari  luar bisa masuk. Pada penutup driver, biasanya berbahan seperti  betuk lubang-lubang seperti ram. Open headphone biasanya memiliki suara yang lebih natural dibandingkan tipe closed. Hal ini terjadi karena suara yang terpancar dari driver bisa menyebar ke telinga dan lingkungan sehingga tidak hanya terisolasi didalam headphone. Ciri khas headphone tipe open adalah suara bass terasa lebih lemah dibandingkan tipe closed hal inilah yang menjadi keunggulan karena kita bisa mendengarkan suara di frekuensi lain dengan sama rata (tidak dominan oleh bass). Headphone tipe open sangat cocok untuk penggunaan studio dan riset yang berhubungan dengan telinga, tetapi tidak cocok untuk kebutuhan sehari-hari karena alasan privasi. Sebaliknya, desain closed sangat cocok untuk penggunaan hanya mendengarkan musik karena suara lebih fokus, bass lebih besar, dan privasi lebih terjaga. Desain semi open diciptakan agar multifungsi, selain untuk penggunaan studio juga bisa nyaman dalam mendengarkan musik atau film.

50 mm driver tipe dynamic


Susunan driver pada headphone [2]
Dynamic vs BA [11]


Driver adalah alat yang berfungsi memproduksi suara agar bisa didengarkan telinga, pada headphone Samson SR850 diameternya sebesar 50  mm atau 5 cm. Teknologi yang paling umum dipakai untuk menghasilkan suara adalah tipe dynamic. Driver ini berupa coil yang bergerak, oleh karena itu biasa disebut sebagai driver dinamis. Prinsip operasinya terdiri dari unsur magnet stasioner ditempelkan ke frame dari headphone yang membuat medan magnet statis. Kelebihan dari driver tipe dynamic dapat menghasilkan suara yang bagus pada frekuensi rendah. Selain teknologi dynamic, juga ada teknologi lain yang bernama Balanced Armature (BA) yang memiliki keunggulan suara yang dihasilkan lebih detail pada frekuensi tinggi.

Frequency Response


Pengarug bentuk gelombang terhadap SPL dan pitch [3]

Kemampuan melengking (pitch) atau tidaknya suatu sumber bunyi ditentutakan oleh nilai frekuensinya. Setiap driver pada speaker memiliki rentang respon frekuensi yang berbeda-beda, respon ini mempengaruhi jenis suara yang dikeluarkan oleh suatu headphone. Semakin lebar rentang frekuensinya, maka variasi suara yang dihasilkan semakin lengkap pula sesuai frekuensi yang dikeluarkan alat musik aslinya sehingga kualitasnya semakin baik. Kita ambil contoh diatas 10 Hz – 30 kHZ, angka 10 Hz menunjukkan batas terendah suara yang dapat diproduksi. Semakin rendah frekuensi bawahnya maka headphone akan semakin baik, karena suara berfrekuensi rendah menyatakan karakter suara bass. Kemudian angka 30 kHz menunjukkan batas  atas suara yang dapat diproduksi. Semakin tinggi frekuensi atasnya maka headphone akan semakin baik, karena suara berfrekuensi tinggi menyatakan karakter suara treble. Tidak semua frekuensi suara dapat kita dengar, kita hanya mampu mengidentifikasi bunyi dengan frekuensi 20 Hz – 20 kHz saja. Tapi setidaknya dengan rentang frekuensi yang lebih lebar, kita dapat menikmati sensasi suara dengan kualitas yang lebih jelas dan baik. Untuk menguji benar tidaknya klaim yang diberikan oleh produsen headphone,  anda dapat mencoba dengan cara membangkitkan suara dari rentang frekensi 0  - 30 kH, jika anda dapat mendengar dengan jelas suara pada masing-masing frekuensi maka dipastikan bahwa klaim tersebut benar.

Impedansi 32 Ohm

Impedansi headphone [4]
Amplifier untuk headphone [5]

Impedansi menggambarkan besar tahanan dari driver  headphone. Nilai tahanan berhubungan dengan besarnya arus yang bisa lewat ataupun voltase yang dibutuhkan oleh driver agar bisa menghasilkan sumber bunyi. Jadi impedansi berhubungan dengan daya yang dibutuhkan driver untuk beroperasi. Untuk penggunaan secara umum pada gadget, ipod, hp umumnya headphone bisa menghasilkan suara maksimalnya dengan nilai impedansi sekitar  32 ohm. Tidak semua headphone bisa bunyi ketika dicolokkan pada smartphone atau ipod hal ini karena nilai impedansi headphone tersebut cukup besar. Headphone untuk profesional biasanya memiliki drive speaker yang cukup besar sehingga nilai impedansinya pun meningkat mulai dari 100 – 600 ohm. Untuk menjalankan headphone  tersebut biasanya dibutuhkan suatu penguat atau amplifier agar daya yang dihasilkan pun dapat meningkat. Tetapi ada juga beberapa headphone dengan impedansi antara 50 – 70 ohm yang masih bisa berjalan pada smartphone tetapi tidak berjalan dalam kondisi maksimalnya. Headphone yang lebih besar biasanya memiliki suara yang flat pada semua rentang frekuensi sehingga kualitasnya semaki baik pula.

Sensitifitas

Ambang pendengaran manusia [6]

Sensitifitas  headphone menunjukkan nilai seberapa keras headphone dalam memproduksi suara. Nilai tersebut dinyatakan dalam bentuk tingkat tekanan bunyi/ sound pressure level dengan satuan desibell (dB). Contoh: 98 dB. Jadi suara yang dihasilkan maksimal bisa mencapai 98 dB. Semakin besar nilai sensitifitas maka akan keras suara yang dihasilkan, sehingga kita tidak perlu volume yang besar pada pemutar yang kita gunakan. Dalam penggunaan headphone anda harus lebih berhati-hati karena semakin keras suara maka fungsi pendengaran anda akan semakin cepat tergganggu. 

Connector

Konektor pada headphone [7]

Biasa disebut dengan jack, untuk penggunaan pada smartphone biasanya menggunakan diameter 3.5 mm. Untuk penggunaan pada perangkat dengan colokan output yang lebih besar biasanya ditambahkan ekstensi jack dengan diameter 6.3 mm. Tips dalam memilih  headset atau headphone, plih yang berlapiskan emas karena nilai konduktornya lebih baik sehingga suara yang dihasilkan lebih jelas. 

Cable Length: 2.5 meter

One sided vs double sided headphone [8]

Maksudnya, panjang kabel headphone adalah 2.5 meter. Single-sided berarti kabel keluar dari satu sisi yang biasanya dari sisi kiri headphone (kelebihannya praktis dan ringkas). Tetapi headphone dengan kualitas suara baik biasanya menggunakan double-sided dimana kabel keluar dari sisi kiri dan sisi kanan. OFC copper cable berarti Oxygen Free Copper yang menunjukan tipe tembaga dan kualitas (Oxygen-Free) kabel yang dipakai. Ada beberapa macam tipe kabel yang dapat dipakai, mulai dari Copper, Silver, dan Silver Plated Copper (SPC), dimana tiap-tiap tipe tadi memiliki kadar kualitas konduktor yang berbeda-beda.

Tips membeli headphone:

Cara terbaik untuk menentukan headphone yang tepat adalah dengan mencoba sendiri di telinga kita apakah nyaman atau tidak. Jika memang serius ingin membeli kualitas yang baik pilihlah merek yang sudah terkenal dipasaran  atau cari di forum-forum  yang biasa berbicara masalah alat musik. 

Sumber:

[1] https://shurebenelux.wordpress.com/2014/04/08/open-back-vs-closed-back-headphones/
[2] http://www.thetubdoc.com
[3] http://facadesconfidential.blogspot.sg/2012/06/acoustic-properties-of-glass-not-so.html
[4] http://nwavguy.blogspot.sg/2011/02/headphone-impedance-explained.html
[5] http://theroundingsound.com/best-headphone-amp-under-100/
[6] http://www.rockfon.com/performance/acoustics/how+to+improve+acoustics/sound+pressure
[7] http://songwritter.ru
[8] http://www.instructables.com/id/How-to-modify-a-2-sided-wire-headphone-to-1-sided-/
[9] https://www.headfoniastore.com/2014/09/belajar-membaca-spesifikasi-headphone/
[10] http://projectknightsec.com/buying-guide-for-a-new-headphone/
[11] http://cdn.head-fi.org/c/c1/694x251px-c17cfbe3_e-q7graph.jpg

Jenis-Jenis Kerusakan Mesin Dan Cirinya

Unbalance

Unbalance adalah kondisi dimana pusat massa tidak sesumbu dengan sumbu rotasi sehingga rotor mengalami gaya vibrasi terhadap poros sehingga menghasilkan gaya sentrifugal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya unbalance yakni: kesalahan saat proses pemesinan dan assembly, eksentrisitas komponen, adanya kotoran saat pengecoran, korosi dan keausan, distorsi geometri karena beban termal dan beban mekanik serta penumpukan material. Karakteristik dari unbalance ini dapat diketehui dengan adanya amplitudo yang tinggi pada 1 x RPM, seperti yang ditunjukkan gambar 1. Tetapi adanya amplitudo pada 1x RPM tidak selalu Unbalance, tanda lainnya adalah rasio amplitudo antara pengukuran arah horizontal dan vertikal kecil (H/V < 3). Ketika pada kondisi dominan unbalance, maka getaran radial (Horizontal dan Vertikal) akan secara normal jauh lebih tinggi dibandingkan axial. Pada pompa normal, getaran horizontal lebih tinggi dari vertical. Amplitudo di 1x RPM secara normal ≥ 80% dari amplitudo keseluruhan ketika masalah dipastikan unbalance.

Gambar 1 Spektrum Vibrasi Unbalance

Resonansi kadang – kadang dapat memperbesar efek dari unbalance. Unbalance juga dapat memberi kontribusi terbesar pada  loosness (Aus). Ketika unbalance lebih domiman daripada masalah yang lain, beda fase antara horizontal dan vertikal sekitar 90˚ (±30˚) pada bearing yang sama. Unbalance pada motor biasanya tetap dan fase yang berulang di arah radial

Misalingment

Ketidaklurusan ( misalignment) terjadi ketika frekuensi shaft yang berputar satu kali putaran atau dapat juga terjadi dua dan tiga kali putaran. Normalnya disebabkan adanya getaran  yang tinggi pada  axial dan radial, tetapi tidak selalu tinggi pada  axial saja, khususnya saat kondisi parallel offset lebih mendominasi dibandingkan Angular misalignment. Menghasilkan getaran lebih besar dari keadaan normal di 2x RPM dimana dapat terjadi bukan hanya di arah axial tapi juga di radial.

Jika misalignment menjadi semakin buruk hal ini dapat disebabkan besarnya nilai harmonik dimana akan menghasilkan spektrum nampak seperti masalah looseness. Untuk misalignment parah, pengukuran Radial (horizontal dan vertikal) perbedaan fase terdapat pada 0˚ atau 180˚ (±30˚) antara sisi dalam dan sisi luar bearing. Kebanyakan dari waktu, perbedaan  fase  horizontal  mendekati   180˚   pergeseran   fase  dibandingkan   dengan perbedaan fase vertikal.

Gambar 2 Spektrum Vibrasi Misalignment
Angular Misaligment


Gambar 3 Angular Misalignment
Getaran axial tinggi, terutama pada 1x, 2x, dan 3x RPM, satu dari puncak ini (peak) kadang – kadang lebih  dominan  dari  pada  yang  lain.  Umumnya  amplitudo  antara  2x  atau  3x  RPM mencapai kira – kira      30 – 50% dari 1x RPM di arah axial. Indikasi terbaik adalah perbedaan fase 180˚ bersebrangan kopling di arah axial. Dari kerusakan   ini kemungkinan juga mengindikasikan adanya masalah kopling. Angular misaligment kemungkinan terdapat pada 1x RPM harmonik, seperti juga mechanical looseness (kelonggaran mekanik) gerakan harmonik ganda ini tidak selalu mengeluarkan suara gaduh pada spektra.

Parallel Misaligment

Gambar 4 Parallel Misaligment

Shaft  pada  paralel  misalignment  terlihat  offset.  Misaligment  ini  mempunyai kesamaan  gejala pada  getaran  Angular,  tetapi  menunjukan  tingginya  getaran  radial dimana mencapai fase 180˚ bersebrangan dengan kopling, amplitudo di 2x RPM lebih besar daripada di 1x. Amplitudo tidak selalu berada pada 1x, 2x, atau 3x yang lebih dominan, tetapi ketinggian relative di 1x dimana selalu diindikasi pada tipe kopling dan konstruksi. Ketika kedua arah Angular dan arah radial menjadi semakin tinggi, keduanya dapat menciptakan tingginya peak amplitudo jauh lebih tinggi dari harmoninya (4x - 8x) atau ketika rangkaian frekuensi harmonik tinggi serupa dengan mechanical looseness. Tipe kopling dan material akan membawa pengaruh yang besar pada spektrum ketika gejala misaligment ada, hal ini tidak ada pengaruh pada peningkatan suara gaduh.

Cocked bearing / Bearing misalignment

Untuk kerusakan ini getaran axial terjadi pada 1x dan 2x RPM, fase axial terjadi di empat bagian dengan sudut 90˚ satu sama lain juga akan terjadi pergeseran sudut 90  dari point ke point selanjutnya.

Untuk meluruskan kopling atau membalance rotor tidak akan memecahkan masalah, cara yang paling efektif adalah bearing  harus diganti dan pasang bearing  yang tepat (diameter inner bearing  harus simetris). Titik 1, 2, 3, dan 4 merupakan pengukuran axial, titik tersebut harus 90˚ terpisah satu sama lain.
Gambar 5 Bearing Misalignment

Kerusakan Bearing

Kerusakan   bearing   (defective   antifriction   bearing)   mempunyai   ciri   yaitu mempunyai puncak ( peak ) tinggi beberapa kali RPM, 1x, 2x, 3x, 4x, ...10x. Vibrasi akan timbul jika bearing sudah parah. Pada spektrum akan tampak impact (tubrukan) beberapa frekuensi dengan amplitudo tinggi seperti ditunjukkan gambar 6.

Gambar 6 Spektrum Vibrasi Kerusakan Bearing

Looseness

Tidak rapat ( mechanical looseness ) terjadi pada frekuensi dua kali putaran, penyebabnya terjadi karena perubahan keseimbangan dan alignment. Biasanya terjadi pada arah axial dan kejadiannya sering bersamaan dengan unbalance dan misalignment Karakteristik loosness dapat diketahui pada spektrum dengan adanya beberapa amplitudo tinggi khususnya pada 1 x RPM, 1,5 x RPM dan harmonik seperti yang terlihat pada gambar 7.   Looseness biasanya disebabkan oleh structural looseness dari tumpuan mesin, pondasi, baut yang kendor, dan deteriorated grouting.

Gambar  7 Spektrum Vibrasi Looseness


Alasan suara terdengar lebih jelas saat malam

Pernahkah anda mengamati bahwa suara pada malam hari lebih keras dibandingkan pada malam hari. Contoh sederhana, pernahkah anda merasakan bahwa bunyi kendaraan yang melintas di jalan raya pada malam hari terasa lebih keras daripada disiang hari? Contoh lain, apakah anda bisa dengan sangat jelas mendengarkan suara angin dimalam hari dibandingkan disiang hari? Kalau pernah apakah anda tahu mengapa bisa demikian?

Banyak orang mengira hal tersebut terjadi akibat pada malam hari kondisi lingkungan menjadi lebih sepi sehingga kita bisa mendengar lebih jelas suara-suara yang lain seperti bunyi angin, jangkrik, sepeda motor, dll meskipun sumbernya cukup jauh dari kita. Sebenarnya hal tersebut cukup logis karena manusia cenderung dapat memfokuskan satu suara yang ingin didengar dan bisa mengabaikan suara yang lain dan pada malam hari suara yang lain hampir tidak ada sehingga kita bisa dengan mudah mengidentifikasi suara yang cenderung lebih keras daripada suara di sekitar kita.

Pembiasan cahaya pada kasus pensil yang dimasukkan gelas berisi air [1]

Proses terjadinya refraksi cahaya [2]


Bukan karena kondisi lingkungan yang sepi yang menjadi penyebab kenapa suara menjadi lebih keras, tetapi fenomena refraksi bunyilah yang menjadi faktor utama terjadinya peristiwa tersebut. Pertanyaannya, Bukankah refraksi hanya terjadi pada cahaya saja? Apakah bunyi bisa mengalaminya?

Bunyi adalah suatu gelombang yang mana bisa mengalami fenomena Pemantulan (Refleksi), Pembiasan (Refraksi), Dipadukan (Interferensi), Pelenturan (Defraksi) dan Polarisasi. Pada gambar diatas terjadi peristiwa refraksi cahaya akibat perbedaan indeks bias medium air dan udara sehingga pensil yang lurus tampak seolah-olah bengkok ketika dilihat dari samping. Indeks bias erat hubungannya dengan kerapatan suatu medium. Begitu halnya demikian dengan cahaya, bunyi juga dapat mengalami peristiwa refraksi akibat perbedaan kerapatan partikel yang berada di udara. Perbedaan kerapatan partikel terjadi akibat perbedaan suhu. Pada suhu yang lebih dingin, partikel cenderung lebih rapat daripada suhu yang lebih panas.



Perambatan bunyi di siang hari [3]


Pada siang hari, udara pada permukaan bumi lebih panas daripada udara di bagian atmosfer. Sehingga, kecepatan bunyi dibawah lebih lambat daripada di bagian atmosfer. Akibatnya gelombang suara yang menuju kearah bumi akan dibiaskan menuju kearah atmosfer (menjauh dari telinga kita). Sehingga, suara yang kita dengar akan terasa kurang jelas karena tidak menjangkau jarak yang lebih jauh menuju ke telinga kita .

Perambatan bunyi di malam hari [3]

Sebaliknya, pada malam hari, udara pada permukaan bumi lebih dingin daripada udara di bagian atmosfer. Akibatnya, pada malam partikel udara di atmosfer lebih rapat. Sehingga, kecepatan bunyi dibawah lebih cepat dan menjangkau lebih jauh daripada perambatan di bagian atmosfer. Berdasarkan hukum pembiasan, gelombang mengalami pembiasan mendekati garis normal (N) jika melewati medium yang lebih rapat (permukaan bumi). Akibatnya gelombang suara yang menuju kearah bumi akan dibiaskan menuju arah permukaan bumi (mendekat ke telinga kita). Sehingga, suara yang kita dengar akan terasa lebih jelas jika dibandingkan dengan suara yang kita dengar saat siang hari karena suara menjangkau lebih jauh sehingga sampai ke telinga kita.

Begitulah penjelasan mengapa pada malam hari suara terdengar lebih jelas daripada siang hari.

Sumber: 
[1] http://www.iweathernet.com
[2] https://i.stack.imgur.com/Xr8fk.jpg
[3] http://www.rpdp.net/sciencetips_v3/P8C2.htm



Bagaimana bentuk perambatan bunyi?

Bunyi adalah salah satu gelombang longitudinal yang merambat pada suatu medium. Medium yang menjadi perantara perambatan gelombang bisa bisa dalam bentuk udara, cair, dan padat. Gelombang longitudinal adalah suatu bentuk gelombang yang mana arah rambatnya berimpitan atau sejajar dengan arah getarnya. Dalam perambatannya gelombang bunyi terbentuk akibat gaya yang diberikan sumber bunyi kepada partikel udara sehingga terbentuk  pola rapatan dan renggangan. Bunyi terjadi akibat adanya getaran yang ditimbulkan oleh suatu benda. Contoh sumber bunyi yang kita ketahui adalah alat musik seperti: drum, gitar, biola, dll. Akibat bergetar, maka benda tersebut juga melepaskan energi ke udara dan diteruskan oleh partikel-partikel di udara.

Gelombang longitudinal pada bunyi [1]
Strukutur atom zat gas, cair, dan padat [4]
Bagaimana suara bisa merambat pada medium padat?

Perambatan suara pada mainan kaleng dan tali [2]

Perambatan suara pada medium padat [3]

Benda padat terdiri dari partikel/ atom yang tidak bergerak karena mereka terikat satu sama lain pada posisi yang tetap dan mempunyai gaya antarmolekul yang kuat. Oleh karena itu, mereka hanya bisa bergetar dalam posisi tetap dan saling menggetarkan atom lain, hal ini mirip dengan efek domino. Suatu gelombang suara yang dihasilkan oleh sumber getar, akan menyalurkan getaran dari satu partikel ke yang lain, dengan cara menekan atom tetangga sehingga menjadi suatu gelombang yang merambat pada suatu medium dengan penjalaran yang cepat.

Bagaimana suara bisa merambat pada medium cair?

Perambatan suara pada medium cair [3]
Berbeda dengan benda padat, benda cair memiliki partikel-partikel yang dapat bergerak sehingga partikel dapat mengubah posisi dirinya.  Karena posisinya yang dapat bergerak, maka posisi partikel menjadi tidak tetap dan ikatan antar atomnya pun tidak lebih kuat jika dibandingkan dengan benda padat. Ketika terdapat suara yang merambat, getaran akan disalurkan ke partikel lain dalam rentang yang lebih lambat dari zat padat. Hali ini terjadi karena kekuatan Tarik menarik antara partikel dari cairan yang cukup cukup untuk menahan mereka bersama-sama kuat tetapi tidak cukup kuat untuk menahan mereka dalam posisi tetap. Dengan demikian, suara akan melakukan perambatan yang sedikit lebih lambat.

Bagaimana suara bisa merambat pada medium gas?

Proses terbentuknya gelombang longitudinal pada medium udara [1]
Partikel pada medium gas terpisah sangat jauh satu sama lain. Mereka bisa bergetar serta bergerak bebas dan acak ke semua arah. Hal ini disebabkan oleh gaya tarik-menarik antara partikel yang bernilai sangat kecil (hamper tidak ada). Partikel pada gas harus bergerak cukup jauh sebelum mereka bertabrakan dengan partikel lain. Energi suara yang dirambatkan, tidak bisa bergerak secepat ketika molekul tidak bersentuhan satu sama lain. Dengan demikian, ketika partikel gas sangat berjauhan, perjalanan gelombang suara melalui media gas, akan jauh lebih lambat dibandingkan dengan medium cair dan padat. Karena partikel gas ada di mana-mana, maka kita dapat mendengarkan suara dari segala arah.

Kemudian, apakah bunyi dapat merambat di medium hampa?

Perambatan suara pada medium hampa [3]

Astronaut diluar angkasa [5]
Gelombang bunyi tidak dapat merambat dalam ruang hampa karena di ruang tersebut tidak ada partikel-partikel udara. Pada penjelasan diatas, partikel udara berperan penting dalam perambatan bunyi yaitu medium (perantara) sehingga bunyi tak dapat merambat tanpa adanya zat perantara. Di luar angkasa tidak ada partikel yg bisa dipakai sebagai sarana untuk getaran gelombang bunyi menjalar.

Perambatan bunyi pada telinga [6]

Gelombang suara dapat merambat pada berbagai medium, agar dapat didengar oleh telinga, suara merambat melalui udara untuk mencapai telinga kita (gendang telinga). Kita bisa merasakan sensasi karena, gendang telinga akan bergetar akibat resonansi gelombang suara yang kemudian diteruskan oleh tulang maleus, inkus, dan stapes untuk kemudian disalurkan saraf menuju otak. Kita mungkin dapat mendeteksi getaran dari benda padat ataupun riak pada zat cair, itupun telinga hanya dapat mendeteksi suara akibat merambat diudara. Tidak semua gelombang suara diudara dapat didengar oleh manusia, manusia hanya dapat mendengar suara pada rentang 20-20kHz saja. Itupun harus berada pada desibel tertentu bagi kita untuk mendengarnya.

Sumber:
[1] https://tellmewhyfacts.com
[2] http://stkevinsblog.ie/wp-content/uploads/2014/03/TINCAN_PHONE04.png
[3] http://www.daviddarling.info/images2/how_sound_travels.jpg
[4] https://knowitall.org/sites/default/files/soundtravels.png
[5] http://media.gopego.com/media/directory/2012_10/08/space/gopego_astronaut_big.jpg
[6] http://www.familyhealthonline.ca

Menikmati Sunrise di Paralayang Batu

Banyak spot menarik untuk menikmati hangatnya sunrise di daerah Jawa Timur. Salah satu yang paling terkenal adalah sunrise di Gunung Banyak atau lebih sering disebut Paralayang Batu. Tempat ini sebenarnya memang objek wisata terkenal bagi pecinta olahraga paralayang karena letaknya yang sangat strategis di puncak gunung Banyak ditambah pemandangan indah gunung-gunung lain yang mengitari kota Batu. Paralayang lebih terkenal sebagai tempat untuk ngopi di malam hari sambil menikmati gemerlap lampu kota Batu yang sangat indah ditambah suasana pegunungan yang cukup sejuk. Pemandangan tempat ini sangat pas, karena posisinya persis menghadap kota batu dan arah matahari terbit sehingga kita dengan mudah bisa melihat kearah bawah. Tempat ini, bisa ditempuh dari Alun-alun Batu dalam waktu 30 menit saja dengan jalan yang sangat menanjak.

Gemerlap cahaya lampu kota Batu yang cukup menggoda


Dan sang surya pun mulai menampakkan wujudnya

Bahagia itu nggak harus mahal kok, bisa foto bareng temen diatas gunung udah bisa bahagia

Pertama sampai di puncak gunung banyak, paralyang. kedinginan + ngantuk berat

Dan ini adalah salah satu cara untuk menjadi lebih bahagia (mung iso mbatin)

Tetapi inilah diriku yang sebenarnya, apa daya. hahaha

Waktu Terbaik ke Paralayang Batu Gunung Banyak

Tempat ini sangat cocok untuk ngopi, ngobrol, dan menikmati suasana, waktu yang tepat adalah dini hari sambil menunggu matahari terbit. Pada saat dini hari kita bisa melihat gemerlap cahaya kota batu. Setelah itu, kita baru bisa menikmati hangatnya matahari terbit ala puncak gunung. Tentu jika ingin menikmati semua itu cuaca juga harus mendukung. Tempat ini sangat cocok bagi yang penasaran gimana bentuknya sunrise tanpa perlu susah-susah mendaki gunung.

Adegan berbahaya jangan ditiru, bahaya masuk jurang. Adegan ini dilakukan oleh profesional (Salman Alfarisi)


Ketika mengunjungi paralayang Batu, ada baiknya anda memperhatikan hal berikut:
  • Bagi yang tidak tahan udara dingin, gunakan jaket tebal dan tahan angin karena di gunung banyak anginnya sangat kencang dan dingin. 
  • Periksa kendaraan sebelum berangkat karena medan sangat menanjak dan terjal.
  • Pengemudi kendaraan harus sudah berpengalaman di jalan terjal dan harus dalam kondisi fit dan tidak mengantuk.
  • Tidak disarankan cewek mengemudi sendirian atau berboncengan karena sangat beresiko apalagi masih newbie.
  • Jangan lupa bawa kamera, karena pemandangan yang sangat indah.
  • Perhatikan sekitar ketika ambil foto terutama di pinggir jurangnya.
  • Jangan lupa bawa uang receh, jaga-jaga apabila ingin ke toilet.
  • Jangan lupa sruput kopi (pengalaman penulis, jam 4-8 pagi warung masih banyak yang tutup kalau hari biasa).

Disini kamu bisa pegang matahari loh, ini contohnya (Adip Trick)

Endorse tas tapi bertepuk sebelah tangan, yang ini fotoku tampak belakang

No comment, you're best friend forever (l to r: Salman, Me, Dhias, Adip, minus Jovi) hahaha

Hati-hati ya kalau kesini, soalnya banyak monyet hahaha

Numpang narsis. Bagi yang berminat, bisa PM melalui media sosial disamping. wkwkwk

Jangan lupa piknik ya, semoga bahagia dan sehat selalu.

Impulse Response Akustik

Untuk mengetahui kinerja akustik dari suatu ruangan, kita memerlukan suatu informasi yang bernama impulse response. Impulse response menggambarkan suatu hubungan input dan output yang bekerja dalam suatu sistem. Impulse response menggambarkan perubahan perilaku keluaran terhadap perubahan sinyal masukan. Dalam kasus sinyal akustik yang dibunyikan dalam suatu ruangan sebagai input x(t) dan hasil rekaman suara tersebut sebagai output y(t) yang dipengaruhi oleh response ruangan h(t).

Fungsi Linear Time Invariant Impulse response 

Untuk mengetahui karakteristik suatu medium yang dirambati sinyal akustik, kita perlu mengetahui hubungan antara sinyal akustik yang dibangkitkan dan yang terekam.  Hubungan ini biasa disebut dengan respon ruangan terhadap  bunyi yang dibangkitkan. Contoh sederhana untuk menjelaskan impuls response, bisa anda dengarkan kedua bunyi dibawah ini sebagai x(t). 


Dan dengarkan bunyi ini sebagai y(t).


Apakah anda mengetahui perbedaan diantara keduanya? Tentu saja bunyi pertama merupakan bunyi yang normal dan biasa kita dengarkan di gadget yang mana bunyinya dibangkitkan di ruangan studio. Bunyi yang kedua adalah bunyi yang dibangkitkan  di suatu gereja. Contoh tersebut saya dapatkan dari website openairlib.net. dimana terdapat bunyi suara  wanita dan drum yang berada dalam The Lady Chapel, St Albans Cathedral. 

Gambar interior gereja Lady Chapel (openairlib.net)


Kenapa terjadi perbedaan bunyi padahal berasal dari sumber yang sama? Dan apa yang mempengaruhinya?  Coba dilihat  pada gambar dibawah ini.

Refleksi sinyal akustik pada ruangan kelas

Sinyal akustik yang merambat pada suatu ruangan, dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya refleksi, difraksi, dan absorbsi permukaan ruang. Pada kasus diatas seorang dosen menjelaskan ke mahasiswanya yang berada dalam sebuah ruangan, terjadi refleksi informasi bunyi dari sumber (dosen) menuju ke pendengar (mahasiswa).  Refleksi tersebut tidak datang hanya sekali  saja, tetapi beberapa kali.  Hal tersebut biasanya mengakibatkan kualitas suara yang disampaikan seorang dosen dan biasanya semakin pendengar menjauhi sumber maka suara tersebut semakin tidak jelas. Pada kasus pendengar yang semakin jauh dengan  sumber, hal ini terjadi karena suara pantulan lebih dominan daripada  suara langsung sehingga informasi yang diterima juga cenderung  menggema (mendengung) sehingga kualitas informasinya menurun. Untuk mengatasi hal  tersebut biasanya dinding ruangan bisa diberikan absorber agar tidak banyak bunyi pantul yang mempengaruhi bunyi langsung dan juga memperpendek jarak antara sumber dan pendengar dengan cara membuat semacam tribun ataupun memasang panel-panel akustik.

http://www.blackcatacoustics.co.uk
Tentu saja kualitas suatu bunyi dalam ruangan satu dengan yang lain berbeda hal ini disebabkan bentuk ruangan yang berbeda pula. Semakin besar ruangan dan semakin sedikit faktor serapannya maka bunyi akan semakin menggema sehingga kualitas suaranya semakin berkurang begitupula kebalikannya. Hal tersebutlah yang dimaksud dengan respon ruangan jika dikenai sumber bunyi. Untuk mencari respon ruangan umumnya dilakukan dengan cara membangkitkan bunyi impulse contohnya seperti petasan, disaat yang bersamaan  kemudian direkam. Response ruangan didapatkan dengan membandingkan sinyal impulse yang telah berinteraksi dengan ruangan terhadap sinyal impulse masukan (konsep fungsi transfer) (Joko Sarwono). Dari informasi impulse response kita bisa mendapatkan beberapa informasi penting untuk menilai kualitas akustik suatu ruangan, seperti RT60, T30, Clarity, Intelligibility, dll. Impulse response biasanya direkam dalam bentuk file suara dengan durasi yang sangat pendek.

Sinyal impulse response domain waktu


Dewasa ini sinyal impulse response banyak digunakan pada proses auralisasi.  Auralisasi adalah sebuah proses untuk memberikan pengalaman mendengar secara binaural (sesuai persepsi riil manusia yang menggunakan kedua telinganya untuk melakukan aktifitas mendengar), baik melalui pemodelan fisik maupun matematik, medan akustik dari model pada posisi tertentu (Joko  Sarwono). Bahasa umunya membuat efek bunyi, misalnya kita menginginkan lagu favorit kita seolah-olah dibawakan dalam suatu gedung konser/ teater. Caranya cukup mudah, anda hanya perlu menyiapkan lagu x(t) yang secara umum direkam pada studio kemudian dikonvolusikan dengan sinyal impulse response h(t) teater maka lagu  tersebut seolah-olah dibawakan pada teater y(t).

y(t)=h(t)*x(t)

Banyak, music player ataupun sound driver yang menyediakan fitur tersebut contohnya seperti realtek, winamp, dll. Tetapi bagi sound engineer, pengetahuan tersebut sangat penting guna menciptakan efek-efek lain melalui modifikasi  impulse response itu sendiri.

Fitur efek ruangan pada realtek

Banyak sumber  yang menyediakan kumpulan-kumpulan impulse response ruangan-ruangan terkenal di dunia, hal ini disediakan untuk kepentingan penelitian.

Sumber:
https://jokosarwono.wordpress.com/2008/04/12/impulse-response/
http://www.openairlib.net/auralizationdb

Menampilkan scroll bar pada blockquote

Terkadang kita sangat kesulitan untuk membaca suatu kode yang ditampilkan pada blockquote karena urutan kodenya dipengaruhi lebar dari blockquote itu sendiri. Tentu saja untuk mempermudah pembacaan kode tersebut, haruslah sesuai urutan yang telah ditulis. Blockquote default dari template biasanya terjadi kasus seperti diatas. Oleh karena itu, kita perlu memodifikasi ulang agar lebih rapi dan mudah dibaca. Kita hanya perlu menambahkan scroll bar pada gadget tersebut baik vertikal ataupun yang horizontal. Pada kasus ini saya akan memberikan contoh keduanya pada objek blockquote yang telah kita miliki.

Pertama, saya punya contoh kode yang ingin saya blockquote mode horizontal dengan syarat urutannya harus tetap dan tidak boleh ada spacing (automatic enter).


Kode yang harus diubah pada css (cari kode yang mirip seperti ini blockquote{ ) kemudian tambahkan yang di highlight warna merah seperti dibawah ini.
blockquote{background:#333;color:#ccc;padding:20px;border-left:4px solid #F44336;font-family:Menlo,Monaco,Consolas,"Courier New",monospace;white-space:nowrap;overflow:auto;}
artinya: white-space: nowrap; (agar tulisan terus lurus ke kanan/ tanpa enter) overflow:auto; (tulisan mengikuti lebar blockquote)

Kemudian simpan dan lihat hasilnya.

Kedua, saya punya contoh kode yang ingin saya blockquote mode vertikal.


Kode yang harus diubah pada css (cari kode yang mirip seperti ini blockquote{ ) kemudian tambahkan yang di highlight warna merah seperti dibawah ini.
blockquote{background:#333;color:#ccc;padding:20px;border-left:4px solid #F44336;font-family:Menlo,Monaco,Consolas,"Courier New",monospace;white-space:nowrap;overflow:auto;max-height:300px
artinya: max-height:300px (tinggi maksimal blockquote yang digunakan adalah 300px)
Simpan dan lihat hasilnya.