Plant Utilitas Pada Proses Produksi Pupuk Urea PT Pusri - Wani Mulyo | Dare to Noble

Plant Utilitas Pada Proses Produksi Pupuk Urea PT Pusri

Plant Utilitas

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang hasil kerja praktek saya selama dua bulan di PT Pusri Palembang. Saya akan menjelaskan proses pembuatan pupuk urea dari berbagai sumber yang telah saya kumpulkan. Secara umum proses produksi pupuk dibagi pada 3 plant produksi, yakni: plant utilitas, plant amoniak, dan plant urea. Masing-masing tersebut punya fungsi sendiri-sendiri dalam menunjang pembuatan pupuk urea. pada postingan kali ini saya akan mereview kembali apa itu plant utilitas? Pabrik utilitas berfungsi untuk menyediakan sarana utilitas untuk menunjang operasi pabrik amoniak dan urea. Terdapat 8 plant utilitas di Pusri diantaranya adalah:

1.    Plant Water Treatment
2.    Demin Plant
3.    Water cooling system
4.    Gas metering station
5.    Pusri Effluent Treatment
6.    Instalasi Pengolahan limbah
7.    Steam sytem
8.    Pembangkit listrik
9.    Plant air dan instrument air

Plant tersebut berada di masing-masing pabrik yang berada di PT Pusri Palembang. Pabrik utilitas ini dilengkapi dengan fasilitas interkoneksi untuk meningkatkan keandalan operasional dan kontinuitas produksi serta meningkatkan efisiensi produksi.

Unit –unit  pabrik utilitas

Pabrik utilitas mempunyai beberapa unit yang bekerja yakni sebagai berikut:
  • Gas metering station yang berfungsi sebagai pengukur jumlah gas alam yang disuplai oleh PT Pertamina Water Treatment yang berfungsi sebagai pengelola sistem perairan yang terdapat di perusahaan PT Pusri seperti penyuplai air untuk cooling water, penyedia air bersih, dll.
  •  Demineralized plant yang berfungsi sebagai produsen air bebas mineral yang tidak mengandung garam-garam terlarut
  • Cooling water system yang berfungsi untuk memproduksi air pendingin sebagai coolant untuk turbin dengan kualiitas dan kuantitas yang telah ditetapkan.
  • Gas turbine generator yang berfungsi untuk memproduksi listrik sebagai sumber energi untuk penggerak mesin-mesin produksi.
  •  
  • Waste heat boiler yang berfungsi untuk memproduksi uap untuk menggerakkan turbin memanfaatkan limbah panas gas buang dari boiler .
  • Package boiler yang berfungsi untuk  memproduksi uap untuk menggerakkan turbin dengan bahan bakar berupa gas alam.
  • Instrument air dan Plant air yang berfungsi sebagai penyuplai kebutuhan udara dalam suatu plant. Kebutuhan ini dibagi untuk keperluan instrumen dan utilitas.
  • Condensate stripper 
  • Air separation plant
  • CO2 plant untuk produksi CO2 padat atau dry ice
  • Instalasi pengolahan limbah yang berfungsii untuk mengolah limbah cair hasil produksi perusahaan agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
  • Burning pit 
Tabel 1 Pembagian unit-unit utilitas di masing-masing pabrik

P-II
P-III
P-IV
P-IB
Water Treatment
Water Treatment
Water Treatment
Water Treatment
Demin Plant
Demin Plant
Demin Plant
Demin Plant
Cooling water
Cooling water
Cooling water
Cooling water
GTG
GTG
GTG
GTG
WHB
WHB
WHB
WHB
Package boiler
Package boiler
Package boiler
Package boiler
PA/IA
PA/IA
PA/IA
PA/IA
Condensate stripper
Condensate stripper
Condensate stripper
Burning Pit
GMS
HHC Vaporizer
PET

ASP

Kolam limbah

CO2 plant


  


Keterangan: P-II (Pabrik 2) dst.




Gambar 1 Diagram fungsi utilitas sebagai penunjang  pabrik urea dan amoniak

Sumber: [Slide PT Pusri Palembang]


Postingan terkait:

Belum ada komentar untuk "Plant Utilitas Pada Proses Produksi Pupuk Urea PT Pusri"

Posting Komentar